Kepada hatimu aku berpesan; Mau sampai kapan bertahan seperti ini ?memendam rasa yang kian beda, kecewa yang kian lara, menyerahkan bahagiamu yang seharusnya ada pada dekapmu.
Katanya sabar itu menenangakan, tapi dalam keadaan seperti ini berjuang sendiri tanpa pernah dihargai akan sangat menguras energi, seharusnya saling berjuang dan menguatkan bukan .
Coba bicarakan lagi dengan hati kecil dan logikamu, harus sampai kapan menahan airmata dalam lingkungan senyum palsu yang selalu menipu.
Percayalah orang yang selama ini kamu perjuangkan tidak selamanya ada untuk dirimu, kecuali dia ikut berjuang denganmu.
Kamu pantas bahagia, ikhlaskan dia yang tak jelas arah dan tujuan pastinya.
πππ
ReplyDeleteHallaw
DeleteApa ada bawang disini?ππ«
ReplyDeleteGak ada , disini adanya luka dan kecewa ππ
DeleteKok ngepasii tooπ
ReplyDeleteHahhahaa semangat yaa kak
Delete